LINTAS GOWA - Guna semakin memeriahkan perayaan syukuran peringatan Hari
Bhayangkara ke-73 tahun pada Rabu (10/07/2019), Polres Gowa rupanya menghadirkan
Tarian Pepe-Pepe untuk mewarnai perayaan syukuran tersebut.
Penampilan tarian tradisional Pepe-Pepe yang disuguhkan para
penari yang berkompeten, dimana tarian ini identik dengan atraksi api, dimana
tubuh bahkan baju yang dikenakan pun tidak terbakar.
Tak tanggung-tanggung, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga,
SIK., MSi terlihat turun langsung merasakan atraksi tersebut, dimana penari
yang memegang obor mengarahkan api ke tubuhnya.
Diakui Kapolres, ia begitu kagum dengan tarian tradisional
ini, mengingat saat api itu diarahkan ke bajunya, ia sama sekali tak merasa
panas maupun bajunya terbakar.
"Kami sangat kagum dengan tarian tradisional ini. Ini
benar-benar budaya yang patut dijaga kelestariannya," ucap Akbp Shinto
Silitonga saat dikonfirmasi.
Kapolres pun berharap penampilan Tarian Pepe-pepe ini dapat
menghibur masyarakat, khususnya dalam momen perayaan Hari Bhayangkara ke-73
ini.
HUMAS POLRES GOWA

